Demam Tinggi pada Anak Jangan Diabaikan

Demam merupakan kondisi yang sering dialami anak-anak dan umumnya menjadi tanda bahwa tubuh sedang melawan infeksi. Namun, demam tinggi pada anak tidak boleh dianggap sepele. Jika suhu tubuh anak mencapai 39°C atau lebih, orang tua perlu lebih waspada karena kondisi ini dapat menandakan adanya infeksi serius atau masalah kesehatan yang membutuhkan penanganan medis segera.

Apa Itu Demam Tinggi pada Anak?

Demam tinggi adalah kondisi ketika suhu tubuh anak berada di atas batas normal, yaitu lebih dari 38°C. Demam sebenarnya merupakan mekanisme alami tubuh untuk melawan virus, bakteri, atau kuman penyebab penyakit. Meski demikian, suhu tubuh yang terlalu tinggi dapat menyebabkan berbagai komplikasi jika tidak ditangani dengan baik.

Risiko Demam Tinggi pada Anak

Berikut beberapa risiko yang dapat terjadi akibat demam tinggi pada anak:

1. Dehidrasi

Saat demam, tubuh anak kehilangan lebih banyak cairan melalui keringat dan peningkatan metabolisme tubuh. Jika kebutuhan cairan tidak tercukupi, anak berisiko mengalami dehidrasi yang ditandai dengan bibir kering, jarang buang air kecil, mata cekung, dan tubuh lemas.

2. Kejang Demam

Beberapa anak memiliki kecenderungan mengalami kejang ketika suhu tubuh meningkat secara drastis. Kondisi ini dikenal sebagai kejang demam dan umumnya terjadi pada anak usia 6 bulan hingga 5 tahun. Meskipun sering kali tidak menyebabkan kerusakan permanen, kejang demam tetap memerlukan perhatian medis.

3. Penurunan Nafsu Makan

Anak yang mengalami demam tinggi biasanya menjadi rewel dan kehilangan nafsu makan. Jika berlangsung lama, kondisi ini dapat menyebabkan tubuh kekurangan energi dan nutrisi yang dibutuhkan untuk proses penyembuhan.

4. Gangguan Aktivitas dan Istirahat

Demam tinggi membuat anak merasa tidak nyaman, lemah, dan sulit tidur. Kurangnya waktu istirahat dapat memperlambat proses pemulihan dan membuat kondisi anak semakin menurun.

5. Tanda Penyakit Serius

Pada beberapa kasus, demam tinggi dapat menjadi gejala penyakit yang lebih serius seperti pneumonia, demam berdarah, infeksi saluran kemih, atau meningitis. Oleh karena itu, penting untuk memperhatikan gejala lain yang menyertai demam.

Cara Mengatasi Demam Tinggi pada Anak

Untuk membantu menurunkan suhu tubuh dan membuat anak lebih nyaman, orang tua dapat melakukan beberapa langkah berikut antara lain berikan anak cukup cairan seperti air putih, ASI, atau susu sesuai usianya, kenakan pakaian yang tipis dan nyaman, istirahatkan anak dengan cukup, kompres hangat pada dahi, leher, atau ketiak, berikan obat penurun panas sesuai anjuran dokter atau apoteker.

Kapan Harus Segera ke Dokter?

Segera periksakan anak ke dokter apabila demam mencapai 40°C atau lebih, demam berlangsung lebih dari tiga hari, anak mengalami sesak napas, terjadi kejang, anak tampak sangat lemas atau sulit dibangunkan, muntah terus-menerus atau tidak mau minum.

Kesimpulan

Demam tinggi pada anak jangan pernah diabaikan karena dapat menyebabkan dehidrasi, kejang demam, hingga menjadi tanda adanya penyakit serius. Orang tua perlu memantau kondisi anak dengan cermat dan memberikan penanganan yang tepat. Jika muncul gejala yang mengkhawatirkan atau demam tidak kunjung membaik, segera konsultasikan dengan dokter agar anak mendapatkan pemeriksaan dan pengobatan yang sesuai.

Apotek Falisha Farma siap membantu menyediakan obat penurun panas, alat kesehatan, serta layanan konsultasi untuk mendukung kesehatan keluarga Anda. Tetap waspada dan jaga kesehatan si kecil agar tumbuh sehat dan aktif setiap hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Add to cart